speaker

Investor Relations

ANJ MENYELENGGARAKAN “PUBLIC EXPOSE 2020”

23 Nov 2020

 

Jakarta – (23/11) PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJ) menyelenggarakan Public Expose 2020 dengan pemaparan terkait kinerja kuartal ketiga 2020. ANJ merupakan perseroan terbatas yang berbasis di Indonesia, bergerak dalam produksi dan penjualan minyak sawit mentah (CPO), minyak inti sawit mentah (CPKO) dan inti sawit (PK). ANJ memiliki dan mengoperasikan enam perkebunan kelapa sawit yang telah berproduksi dan terintegrasi dengan lima pabrik CPO.  

Dalam paparan nya, sampai dengan kuartal ketiga 2020, ANJ mencatatkan peningkatan produksi TBS kebun inti sebesar 2,1% dari 542.156 ton pada kuartal ketiga 2019 menjadi 553.698 ton pada kuartal ketiga 2020. Lucas Kurniawan, Direktur Keuangan Perseroan, mengatakan, “Peningkatan produksi TBS kebun inti dikontribusikan oleh Perkebunan Papua Barat kami yang baru menghasilkan pada kuartal pertama 2020.” 

Pada tahun 2020, produksi minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil atau “CPO”) dan inti sawit (Palm Kernel atau “PK”) mengalami penurunan masing-masing sebesar 2,6% dan 4,9%. “Pada kuartal ketiga 2020, produksi CPO dan PK mengalami penurunan terutama disebabkan oleh turunnya produksi TBS dari perkebunan kami di Pulau Belitung, sebagai dampak dari program penanaman kembali dan siklus pemulihan akibat tingginya produktivitas pada semester pertama tahun lalu. Selain itu, perkebunan kami di Kalimantan Barat mengalami penurunan produksi TBS karena dampak dari kondisi kekeringan pada paruh kedua 2019.” papar Lucas Kurniawan.  

Untuk lini bisnis sayuran, produksi Edamame mengalami peningkatan sebesar 37,1% dari 480 ton pada kuartal ketiga 2019 menjadi 658 ton pada kuartal ketiga 2020. Selain itu, harga jual rata-rata Edamame mengalami peningkatan sebesar 19,1% dari Rp6,722 per kilogram pada kuartal ketiga 2019 menjadi Rp8,009 per kilogram pada kuartal ketiga 2020. Sedangkan produksi sagu mengalami penurunan sebesar 7,0% menjadi 1.801 ton dan harga jual rata-rata pun turun sebesar 9,9% menjadi Rp6,243 per kilogram. 

Pada kuartal ketiga 2020, kinerja keuangan Perseroan mengalami peningkatan jika dibandingan dengan kuartal ketiga 2019. Pendapatan bersih meningkat sebesar 28,6% dari USD92.1 juta pada kuartal ketiga 2019 menjadi USD118.4 juta pada kuartal ketiga 2020 terutama disebabkan oleh naiknya harga jual rata-rata CPO dan PK. Perseroan mencatat laba bersih sebesar USD1.4 juta dibandingkan dengan rugi bersih USD5.9 juta pada kuartal ketiga 2019. Selain itu, untuk realisasi Capex mengalami penurunan sebesar 37,7% jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu dari sebesar USD53,6 juta menjadi USD33,4 juta. 

Pada tahun ini, ANJ berhasil meraih beberapa penghargaan. Dalam kesempatan yang berbeda, ANJ  berhasil meraih penghargaan dalam ajang perdana ‘ESG Awards’ 2020 di kategori Peringkat Keterbukaan ESG Emiten Sektor Pertanian dan Peternakan Terbaik. Sedangkan unit usaha ANJ, PT Austindo Nusantara Jaya Agri (ANJA) dan PT Sahabat Mewah dan Makmur (SMM) berhasil meraih penghargaan dalam ajang ‘Indonesia Green Awards’ ke-8. 

Selain itu, dalam pemaparannya, ANJ akan terus melanjutkan strategi pengembangan yang bertanggung jawab sebagai strategi pertumbuhan Perseroan di masa depan. Istini T. Siddharta, Direktur Utama ANJ, mengatakan, “Untuk menghadapi tantangan di masa depan, kami akan melanjutkan strategi bisnis berdasarkan konsep pengembangan yang bertanggung jawab, yakni menjalankan bisnis yang menguntungkan bagi masyarakat dan lingkungan, serta secara ekonomi menguntungkan Perseroan.”  

“Pendekatan keberlanjutan sudah sangat tertanam dalam cara kami berbisnis, sebagaimana tercermin dalam pekerjaan yang telah kami lakukan, misalnya, untuk meningkatkan ketelusuran, memperkerjakan dan meningkatkan keterampilan pekerja lokal, mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan mempromosikan budidaya pangan yang menguntungkan petani lokal dan berkontribusi pada tujuan ketahanan pangan Indonesia. Dalam semangat yang sama, kami juga terus mengejar sejumlah proyek pembangunan yang bertanggung jawab secara lintas sektoral yang inovatif dan mengintegrasikan tujuan keberlanjutan kami ke dalam kegiatan sehari-hari,” pungkas Istini T. Siddharta. 

Strategi yang diterapkan oleh Perseroan untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis, antara lain: 1). Memulai keunggulan operasi dan peningkatan produktivitas melalui inovasi agronomi, teknologi dan transformasi digital, seperti: mekanisasi, pengelolaan perkebunan GIS (Geography Information System) dan E-PMS (E-Plantation Mobile Solution), 2). Melalukan inovasi untuk mengurangi dampak cuaca ekstrim akibat perubahan iklim dengan  Pengomposan, Drip Fertigasi dan Pengelolaan Air, 3). Mendapatkan nilai premium dari praktik keberlanjutan termasuk pasar karbon, seperti: E-Traceability, pasar premium dari sertifikasi keberlanjutan, pendanaan karbon dari area konservasi, dan 4). Strategi aliansi untuk produk hilir minyak kelapa sawit. 5). Mencapai profil usia kelapa sawit yang seimbang untuk mempercepat pertumbuhan di masa depan seraya mempertahankan profitabilitas dan arus kas. 6). Meningkatkan volume produksi ke tingkat yang berkelanjutan secara komersial dalam 3 tahun ke depan dan memasuki pasar baru untuk segmen bisnis Sagu dan Sayuran.  

 

Other Articles

ANJ DUKUNG INDONESIA HIDUP LEBIH SEHAT DENGAN SAGU
04 Jan 2021

Jakarta, 30 Desember 2020 - Sagu merupakan salah satu makanan pokok bagi masyarakat di Indonesia bagian timur, terutama di Papua dan Maluku. Sagu bisa diolah dalam berbagai macam bentuk, mulai dari tepung, gula, bahkan beras sagu. Sebagai salah satu makanan pokok masyarakat di Indonesia Timur, sagu memang memiliki nutrisi yang baik bagi tubuh.

Grup ANJ Raih Berbagai Penghargaan Bisnis Berkelanjutan di Tahun 2020
18 Dec 2020

Jakarta, 18 Desember 2020 - Komitmen Grup ANJ dalam menjalankan prinsip pengembangan bertanggung jawab dan keberlanjutan berbuah pengakuan dengan diraihnya peringkat “Platinum” dalam ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2020 dan diterimanya anugerah PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia untuk periode 2019/2020 . PT Sahabat Mewah Makmur (SMM), salah satu anak perusahaan dari Grup ANJ, mencatat sejarah sebagai perkebunan kelapa sawit pertama yang menerima PROPER Emas.

SMM BAGIKAN HARGA PREMIUM MINYAK SAWIT BERSERTIFIKAT RSPO KEPADA KOPERASI MITRA
30 Nov 2020

Jakarta – (26/11) PT Sahabat Mewah dan Makmur (SMM) salah satu anak perusahaan PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJ) yang berlokasi di pulau Belitung baru baru ini menyerahkan pembagian harga premium minyak sawit berkelanjutan untuk petani kemitraan.