speaker

Investor Relations

ANJ RAIH PLATINUM RANK ASRRAT 2021

22 Nov 2021

 

Jakarta – PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJ) meraih predikat 'Platinum Rank' dan 'Commendation for Four Consecutive Year Participation in ASSRAT' dalam ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2021. Penghargaan ini diberikan dalam gelaran "Awarding Ceremony Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2021” yang diselenggarakan di Hotel Raffles Jakarta, pada 17 November 2021.

Lucas Kurniawan, Direktur Utama ANJ mengatakan bahwa penghargaan yang diterima memperkuat capaian perusahaan di bidang laporan berkelanjutan. Sebelumnya, pada ajang ASRRAT 2020, ANJ berhasil meraih penghargaan dengan predikat “Platinum Rank” dan predikat “Gold Rank” berhasil diraih dua tahun berturut-turut pada tahun 2019 dan 2018.

"Pencapaian ini seiring dengan komitmen kami untuk mengomunikasikan kinerja keberlanjutan yang menerapkan aspek Environmental, Social, Governance (ESG), secara transparan dan akuntabel, melalui sistem pelaporan keberlanjutan  yang mengikuti Standar Global Reporting Initiative (GRI)," ujar Lucas.

Sebagai perusahaan perkebunan kelapa sawit yang memiliki komitmen tinggi terhadap perlindungan lingkungan, ANJ melakukan upaya pelestarian kawasan Nilai Konservasi Tinggi (NKT), Stok Karbon Tinggi (SKT), dan lahan gambut. Total area hutan NKT yang telah disisihkan perusahaan untuk konservasi adalah seluas 57.259,77 ha. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengurangi hilangnya habitat alami dan menjaga keanekaragaman hayati.

“Kami terus memantau dan menilai inisiatif konservasi kami dan bekerja sama dengan para ilmuwan dan pakar lingkungan dalam merancang dan mengelola kawasan perkebunan kami sebagai kawasan konservasi keanekaragaman hayati. Selain itu, sebagai bisnis yang menyumbang gas rumah kaca (GRK) secara signifikan, kami mengimplementasikan beberapa proyek pengurangan GRK, seperti program penggunaan pupuk kompos dan fertigasi untuk mengurangi penggunaan pupuk nitrogen. Saat ini, kami sedang menyusun road map untuk mencapai net-zero yang diharapkan dapat tercapai pada tahun 2030. Perjalanan menuju net-zero carbon telah kami mulai pada tahun 2012 dengan mulai dikembangkannya pemerangkap emisi gas metana dari limbah pabrik kelapa sawit yang kemudian kami gunakan sebagai pembangkit listrik berbasis biogas.” tambah Lucas.

     

Lebih lanjut Lucas juga menyampaikan bahwa sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menciptakan nilai tambah dan berkontribusi positif bagi masyarakat setempat melalui bisnis dan kegiatan yang bermanfaat secara sosial, lingkungan, dan ekonomi. ANJ telah melaksanakan berbagai program pemberdayaan dan pengembangan masyarakat baik dari sisi literasi keuangan, 

pemberdayaan perempuan, pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur serta pelatihan bercocok tanam bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Selain meraih penghargaan pada ajang ASRRAT, di tahun ini ANJ juga meraih peringkat Leadership A dalam acara “Environment, Social, Governance (ESG) Disclosure Awards 2021” dari Berita Satu Media Holdings (BSMH) dan Bumi Global Karbon Foundation (BGKF). ANJ juga mendapatkan penghargaan Bisnis Indonesia Corporate Social Responsibility Award (BISRA), serta Penghargaan Emisi Korporasi 2021.

Lucas menambahkan, “Keberlanjutan telah tertanam dalam visi kami untuk menjadi perusahaan pangan berbasis agribisnis kelas dunia yang meningkatkan taraf hidup masyarakat dan alam. Kami mengutamakan kesehatan dan keselamatan karyawan kami, berinvestasi di masyarakat setempat, dan berupaya mewujudkan dampak lingkungan yang lebih baik di area tempat kami beroperasi. Sepanjang 2021, kami telah mengatasi tantangan melalui inovasi dan kegigihan untuk memastikan komitmen pengembangan bertanggung jawab dan konservasi kami terus dipenuhi di wilayah operasional kami.”

ANJ merupakan perusahaan induk yang terlibat, baik secara langsung maupun melalui anak perusahaannya, dalam produksi dan penjualan minyak sawit mentah, inti sawit dan hasil pangan berkelanjutan lainnya serta energi terbarukan. ANJ memiliki dan mengoperasikan enam perkebunan kelapa sawit yang telah berproduksi dan terintegrasi dengan lima pabrik CPO, serta memiliki satu perkebunan kelapa sawit dalam tahap pengembangan di Sumatra Selatan.

Sampai akhir September 2021, ANJ memiliki 154,6 ribu Ha cadangan lahan dan 54,7 ribu Ha untuk total area tertanam dengan 44,7 ribu Ha area menghasilkan dengan profil umur tanaman rata-rata  13,2 tahun dan 10,0 ribu Ha untuk area belum menghasilkan. Sedangkan total area hutan NKT yang telah dicadangkan sebagai area konservasi untuk perlindungan flora, fauna, dan habitatnya adalah 57.260 ha.

 

Other Articles

Bernard Sagrim: Investasi Harus Berpihak Pada OAP
24 Nov 2021

Maybrat - Hal ini disampaikan oleh Bernard Sagrim Bupati Kabupaten Maybrat dalam kunjungan sehari ke Pabrik Kelapa Sawit PTPutera Manunggal Perkasa (PMP)salah satu unit usaha PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJ) yang berlokasi di Kabupaten Maybrat, Kabupaten Sorong Selatanpada 13 November lalu.

KEBERHASILAN INTEGRASI STRATEGI ESG DAN BISNIS, ANJ CATAT PERTUMBUHAN SIGNIFIKAN PRODUKSI CPO SEBESAR 10,4% (YOY)
22 Nov 2021

Jakarta – PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJ) membukukan pertumbuhan produksi yang signifikan sepanjang sepuluh bulan pertama tahun 2021 dengan kenaikan sebesar 10,4% dibandingkan periode yang sama tahun 2020.

ANJ TUNJUK DIREKTUR UTAMA BARU
02 Nov 2021

Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJ) menunjuk Lucas Kurniawan untuk menggantikan posisi Istini T. Siddharta sebagai Direktur Utama.