speaker

Investor Relations

ANJ RAIH TINGKAT LEADERSHIP KATEGORI HUTAN DALAM PENILAIAN CDP

13 Dec 2021

 

Jakarta – PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJ) berhasil menembus tingkat leadership dalam penilaian Carbon Disclosure Project (CDP) yang diumumkan di awal Desember lalu. ANJ memperoleh nilai A- untuk kategori Hutan pada unit bisnis kelapa sawit, suatu peningkatan dari skor B- pada tahun 2020. Tahun ini untuk pertama kali ANJ juga memperoleh nilai B untuk unit bisnis edamame di kategori Hutan.  Di samping itu, ANJ juga memperolah nilai B untuk kategori Air. Capaian ini menunjukkan komitmen kuat ANJ dalam menjalankan bisnis yang berkelanjutan dan dalam mengelola aspek ESG (Environmental, Social, and Governance).

    

CDP adalah organisasi nirlaba internasional yang memiliki kumpulan data dan informasi terbesar mengenai kinerja perusahaan dalam mengelola dan mengungkapkan dampak lingkungan mereka terkait perubahan iklim, hutan, dan air. Setiap tahun, CDP memberi peringkat A hingga D- berdasarkan efektivitas perusahaan dalam merespons perubahan iklim, deforestasi dan keamanan suplai air. Perusahaan yang tidak mengungkapkan kinerja mereka dengan memadai akan diberi tanda F. ANJ telah berpartisipasi dalam penilaian CDP sejak 2019.

Lucas Kurniawan, Direktur Utama, ANJ menjelaskan bahwa ANJ berkomitmen terhadap perlindungan hutan dan praktik pembukaan lahan tanpa pembakaran, sesuai dengan peraturan nasional maupun internasional, serta prinsip-prinsip RSPO, ISPO, dan ISCC. Meski demikian, kebakaran masih menjadi risiko material yang cukup besar di perkebunan kelapa sawit. Kebakaran tidak hanya mengancam persediaan potensi sawit (standing stock) di konsesi perkebunan, tetapi juga membahayakan makhluk hidup yang tinggal di kawasan konservasinya.

Saat ini, ANJ sedang menyusun road map untuk mencapai net zero emissions (emisi nol-bersih) yang diharapkan dapat tercapai pada tahun 2030. Kebijakan dan komitmen perusahaan untuk melindungi dan melestarikan hutan Stok Karbon Tinggi dan Nilai Konservasi Tinggi (SKT-NKT) sebagai penyerap karbon merupakan bagian penting dalam pencapaian target tersebut.  

“Pada tahun 2020, intensitas GRK dari operasi kelapa sawit kami adalah 27,96 ton CO2/ha atau 8,85 ton CO2/ton CPO, tanpa menghitung penyerapan karbon di kawasan konservasi dan perkebunan kelapa sawit kami. Kami menargetkan untuk mengurangi intensitas GRK sebesar 30% pada tahun 2030 dari tahun dasar 2015. Untuk mendukung pemantauan GRK, kami mengembangkan Prosedur Operasi Standar  GRK yang mulai diterapkan pada awal tahun 2021 untuk mempertimbangkan perkembangan terkini terkait GRK,” ujar Lucas.

Selain itu, upaya ANJ mendorong implementasi dalam integrasi strategi bisnis dengan aspek ESG telah mendorong peningkatan peringkat ESG ANJ yang dilakukan oleh Sustainalytics.  Peringkat ESG ANJ dengan skor 26,1 menempatkan ANJ sebagai perusahaan dengan risiko Medium.  ANJ menempati peringkat ketiga dari 92 perusahaan agrikultur global dan peringkat 81 dari 596 perusahaan industri makanan global yang dinilai oleh Sustainalytics. ANJ juga memperoleh penilaian dari Sustainability Policy Transparency Toolkit (SPOTT) dengan nilai 82,9% dan berada pada peringkat 12 dari 100 produsen, pengolah dan pedagang minyak kelapa sawit global yang dinilai oleh SPOTT.

 

Other Articles

PPM DAN PMP RAIH SERTIFIKASI ISPO
14 Jan 2022

Sorong – Menyusul sertifikasi RSPO yang telah diraih oleh PT Permata Putera Mandiri (PPM) dan PT Putera Manunggal Perkasa (PMP), dua anak usaha PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. (ANJ) tersebut juga berhasil meraih sertifikasi ISPO. Sertifikasi dikeluarkan pada tanggal 3 Desember 2021 untuk PPM dan 16 Desember 2021 untuk PMP, kedua sertifikasi tersebut berlaku selama lima tahun. Penilaian sertifikasi dilakukan oleh PT Mutuagung Lestari, lembaga independen dan terakreditasi.

PERKUAT EKSISTENSI KELAPA SAWIT BERKELANJUTAN, DUA ANAK PERUSAHAN ANJ DI PAPUA RAIH SERTIFIKASI RSPO
10 Jan 2022

Sorong – Saat ini minyak kelapa sawit merupakan minyak nabati berkelanjutan terbesar di dunia. Indonesia sebagai negara terbesar penghasil minyak kelapa sawit terus berupaya mendorong agar sawit memenuhi kebutuhan global. Sementara itu, tuntutan global terkait permintaan minyak sawit berkelanjutan ditangkap positif sebagian produsen kelapa sawit nasional, seperti yang dilakukan oleh Grup ANJ.

TERAPKAN INOVASI SOSIAL DAN LINGKUNGAN, GRUP ANJ RAIH DUA PROPER EMAS DARI KLHK
30 Dec 2021

Jakarta – PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJ) kembali menorehkan prestasi membanggakan di pengujung 2021. Melalui dua anak perusahaannya, PT Sahabat Mewah dan Makmur (SMM) dan PT Austindo Nusantara Jaya Agri (ANJA) berhasil mendapat penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).