speaker

Investor Relations

KEBERHASILAN INTEGRASI STRATEGI ESG DAN BISNIS, ANJ CATAT PERTUMBUHAN SIGNIFIKAN PRODUKSI CPO SEBESAR 10,4% (YOY)

22 Nov 2021

 

Jakarta –  PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJ) membukukan pertumbuhan produksi yang signifikan sepanjang sepuluh bulan pertama tahun 2021 dengan kenaikan sebesar 10,4% dibandingkan periode yang sama tahun 2020. 

Berdasarkan data hingga 31 Oktober 2021, produksi Tandan Buah Segar (TBS) sebesar 717.569 MT atau naik 11,5% dibandingkan produksi TBS pada periode yang sama tahun lalu. Produksi minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil) dan inti sawit (Palm Kernel) juga mengalami kenaikan, masing-masing 10,4% dan 7,7%, menjadi 222.611 MT dan 43.409 MT. Total luas lahan tertanam ANJ hingga 31 Oktober 2021 mencapai 50.219 ha dengan luas lahan menghasilkan sebesar 40.799 ha. 

Pendapatan ANJ hingga September 2021 meningkat 61,3% menjadi USD 190,9 juta dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar USD 118,4 juta.  Hal ini terutama disebabkan oleh naiknya volume penjualan dan harga jual rata-rata CPO dan PK. Adapun harga jual rata-rata (HJR) CPO meningkat dibanding tahun lalu dimana HJR sampai 31 Desember 2020 sebesar USD581/mt sedangkan HJR sampai 30 September 2021 telah mencapai USD752/mt (naik sebesar 29,4%).  

Lucas Kurniawan, Direktur Utama ANJ, mengatakan bahwa ANJ optimis akan menutup tahun 2021 dengan pertumbuhan pendapatan dan laba yang jauh lebih baik dibandingkan pertumbuhan hingga September 2021. Hal ini berdasarkan kondisi harga CPO yang masih sangat baik, sampai dengan 19 November 2021 harga jual CPO di Dumai telah mencapai USD 1.050.

“Capaian kinerja positif di tahun 2021 merupakan hasil dari integrasi strategi Environmental, Social, and Governance (ESG) dengan strategi bisnis. Integrasi strategi tersebut antara lain adalah peningkatan produktivitas dengan penerapan pupuk kompos dan teknologi fertigasi. Inisiatif tersebut mampu mengurangi pelepasan (emisi) gas rumah kaca melalui pengendalian penggunaan pupuk non-organik dan sekaligus memberikan asupan nutrisi yang sangat baik bagi tanaman”, ujar Lucas.

Lebih lanjut, Lucas juga memaparkan bahwa inisiatif tersebut membantu ANJ mengendalikan biaya pupuk yang saat ini mengalami peningkatan harga yang sangat tinggi akibat peningkatan permintaan dunia.  Selain itu, strategi usaha yang dijalankan oleh ANJ untuk meningkatan produktivitas adalah program peremajaan kembali yang telah dijalankan sejak tahun 2015. ANJ percaya bahwa integrasi strategi usaha dan strategi ESG akan menjadi katalis positif dalam proyeksi pertumbuhan ANJ ke depan.

Untuk mengukur capaian penerapan ESG, ANJ telah menerima hasil penilaian ESG Risk Rating yang dilakukan oleh Sustainalitycs dengan nilai 26,1 (medium risk). Dengan nilai tersebut ANJ menempati peringkat ketiga dari 92 perusahaan agrikultur global dan peringkat 81 dari 587 perusahaan industri makanan global yang melakukan pemeringkatan ESG Risk Rating melalui Sustainalitycs, lembaga independen terkemuka di dunia dalam bidang pemeringkatan, penelitian ESG serta tata kelola perusahaan. ESG Risk Rating mengukur paparan perusahaan terhadap risiko ESG material yang spesifik pada industri dan mengukur seberapa baik perusahaan mengelola risiko tersebut.  Semakin rendah nilai pemeringkatan ESG Risk Rating, artinya semakin baik perusahaan dalam mengelola risiko terkait ESG. Untuk rincian lebih lanjut tentang penilaian ESG Risk Rating, silakan merujuk ke situs Sustainalitycs, https://www.sustainalytics.com/esg-rating/pt-austindo-nusantara-jaya-tbk/1068100627.

Selain itu, untuk mengukur transparansi keberlanjutan dan penerapan ESG, ANJ juga berpartisipasi dalam penilaian Sustainability Policy Transparency Toolkit (SPOTT) 2021 yang dilakukan oleh Zoological Society of London (ZSL). Dalam penilaian SPOTT terbaru yang dirilis pada 19 November 2021, ANJ memperoleh nilai 82,9% dan berada pada peringkat 12 dari 100 produsen, pengolah dan pedagang minyak kelapa sawit yang dinilai oleh SPOTT. Penilaian tersebut meningkat 14,7% dibandingkan nilai tahun lalu 68,1%. SPOTT dirancang untuk mengukur transparansi perusahaan dalam pengungkapan publik atas praktik terbaik dan komitmen keberlanjutan perusahaan. Untuk rincian lebih lanjut tentang penilaian SPOTT, silakan merujuk ke situs SPOTT, www.spott.org/palm-oil/.

Memperkuat capaian perusahaan dalam bidang ESG, baru-baru ini ANJ juga meraih predikat 'Platinum Rank' dan 'Commendation for Four Consecutive Year Participation in ASSRAT' di ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2021. ASRRAT adalah ajang penilaian kesesuaian sebuah laporan keberlanjutan berdasarkan standar Global Reporting Initiative (GRI).

“Pencapaian rating Sustainalitycs, nilai SPOTT serta penghargaan ESG yang telah diterima oleh ANJ merupakan sebuah apresiasi bagi komitmen dan inisiatif keberlanjutan yang dikembangkan serta diterapkan secara konsisten oleh seluruh insan ANJ dan seluruh unit usahanya. Hal ini selaras dengan nilai-nilai pengembangan yang bertanggung jawab yang kami yakini. Kami tetap teguh untuk senantiasa melakukan terobosan dalam mencapai ambisi keberlanjutan kami,” ujar Lucas.

 

Other Articles

Bernard Sagrim: Investasi Harus Berpihak Pada OAP
24 Nov 2021

Maybrat - Hal ini disampaikan oleh Bernard Sagrim Bupati Kabupaten Maybrat dalam kunjungan sehari ke Pabrik Kelapa Sawit PTPutera Manunggal Perkasa (PMP)salah satu unit usaha PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJ) yang berlokasi di Kabupaten Maybrat, Kabupaten Sorong Selatanpada 13 November lalu.

ANJ RAIH PLATINUM RANK ASRRAT 2021
22 Nov 2021

Jakarta – PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJ) meraih predikat 'Platinum Rank' dan 'Commendation for Four Consecutive Year Participation in ASSRAT' dalam ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2021. Penghargaan ini diberikan dalam gelaran "Awarding Ceremony Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2021” yang diselenggarakan di Hotel Raffles Jakarta, pada 17 November 2021.

ANJ TUNJUK DIREKTUR UTAMA BARU
02 Nov 2021

Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJ) menunjuk Lucas Kurniawan untuk menggantikan posisi Istini T. Siddharta sebagai Direktur Utama.