Investor Relations

PT PPM dan Koperasi Sumano Hiwa Mandiri Jalin Kerja Sama Kelola Truk TBS

08 Jul 2019

 

PT Permata Putera Mandiri (PPM), unit usaha PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJ) yang bergerak di industri kelapa sawit di Papua Barat menandatangani kerja sama dengan Koperasi Transportasi Sumano Hiwa Mandiri untuk mengoperasikan truk jungkit (dump truck) pengangkut tandan buah segar (TBS) ke dalam pabrik kelapa sawit.

Diketuai oleh Agus Hadome dan beranggotakan warga dari lima marga di Kampung Sumano – Idene, Hadome, Akerae, Henaye dan Wahube – Koperasi Sumano Hiwa Mandiri telah membeli sebuah truk jungkit (dump truck) dan diserahkan secara langsung kepada GM Ali Dinar Nur dalam sebuah acara sederhana di kantor operasi PPM, Rabu (26/6/2019).

Melalui kerja sama penyewaan, PT PPM akan mengelola truk yang nantinya akan digunakan untuk membawa TBS ke pabrik kelapa sawit yang dioperasikan oleh PT Putera Manunggal Perkasa (PMP), unit usaha ANJ di Kabupaten Sorong Selatan.

“Pencapaian oleh Koperasi Transportasi Sumano Hiwa Mandiri adalah upaya masyarakat untuk memperoleh kemandirian secara ekonomi yang membanggakan dan sebagai bukti dukungan mereka terhadap operasional PT PPM dan PMP di Sorong Selatan,” ujar GM Ali Dinar Nur dalam siaran persnya setelah acara penyerahan.

PT PMP sedang memasuki tahap penyelesaian pembangunan lini pertama pabrik kelapa sawit (mill) dengan kapasitas awal produksi sebesar 45 MT per jam. Pembangunan fasilitas sudah melebihi 90 persen dan direncanakan selesai pada kuartal kedua 2019. Pada tahun 2021, mill di PMP ditargetkan mampu mencapai tingkat produksi sebesar 90 MT per jam.

Proses uji coba operasional pabrik (commissioning) secara bertahap sudah dimulai di akhir bulan Mei 2019 yang mengolah hasil panen perdana Tandan Buah Segar (TBS) dari perkebunan PMP dan PPM. Total keseluruhan area tertanam di perkebunan PT PMP dan PT PPM tercatat seluas 8.678 hektar pada akhir tahun 2018.

Kepala Hubungan Pemerintah dan Pemangku Kepentingan ANJ di wilayah Timur, Gritje Fonataba, mengatakan kerja sama koperasi transportasi ini bersifat jangka panjang dan PPM akan memberikan pendampingan selama 1 tahun sampai masyarakat siap mengelola operasi truk secara berkelanjutan.

“Pendampingan ini perlu dilakukan untuk penguatan secara manajemen agar masyarakat yang tergabung dalam koperasi nantinya mampu mengelola operasi dump truck mereka sendiri secara mandiri,” kata Gritje. “Kalau sudah bisa dilepas maka mereka akan punya penghasilan sendiri, mandiri dan dengan sendirinya investasi dump truck mereka akan bermanfaat bagi mereka sendiri,” tambahnya.  

 

Other Articles

Two ANJ Subsidiaries Obtained Green PROPER Awards in 2019
09 Jan 2020

Jakarta – Two business units from ANJ group have won the two top places among 29 companies in the palm oil sector which received the Green 2019 honors from the Program for Ranking Corporate Performances (PROPER) that recognizes the efforts of these companies in managing the environment sustainably and beyond what the regulations required.

Partisipasi ANJAP dalam Konferensi Pembangunan Papua di Jakarta
19 Dec 2019

PT ANJ Agri Papua (ANJAP), unit usaha ANJ yang mengolah sagu alami di Sorong Selatan, ikut serta dalam Konferensi Pembangunan Papua (Papua Development Summit) untuk mempromosikan sagu sebagai produk pangan modern.

ANJ Publikasikan Kebijakan Keberlanjutan 2019
06 Dec 2019

ANJ mempublikasikan Kebijakan Keberlanjutan yang terbaru dan Pedoman Implementasi Kebijakan Keberlanjutan sebagai perwujudan komitmen perusahaan pangan berbasis agribisnis ini terhadap pembangunan industri sawit yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.