speaker

Sustainability

Melestarikan Pohon Balakka Sebagai Bumbu Utama Holat -- Kuliner Khas Daerah Padang Bolak

08 Oct 2019

 

Keanekaragaman kuliner Indonesia telah mendunia tetapi bagi masyarakat daerah Padang Bolak di Sumatera Utara, fungsi pohon Balakka (Phyllanthus emblica L) sebagai bumbu utama hidangan Holat menempatkan kuliner tradisional ini sebagai sebuah kearifan lokal yang bercita rasa unik.

Balakka merupakan salah satu pohon endemik di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Pohon ini memiliki batang yang tegak bulat, berwarna coklat keputih-putihan dan dapat tumbuh mendekati 20 meter. Kayu dan kulit pohon Balakka inilah yang menjadi bumbu dasar pembuatan Holat sebagai makanan khas masyarakat Padang Bolak, Kabupaten Lawas Utara.

Hasil survei Tim Konservasi PT Austindo Nusantara Jaya Agri (ANJA) Binanga menunjukkan adanya enam pohon Balakka di area konservasi bernilai tinggi (HCV) dan perusahaan juga berkomitmen untuk menjaga habitat tanaman ini sebagai kearifan lokal yang juga bermanfaat bagi masyarakat setempat.

Selain Balakka, kawasan konservasi ANJA Binanga juga menjadi rumah bagi tanaman rotan – yang merupakan bumbu pelengkap memasak Holat – serta tanaman dilindungi lainnya seperti Kantong Semar (Nephentes sp).

Proses pembuatan “Holat” -- yang berarti kelat atau rasa sepat yang didapatkan dari kuah siraman hidangan ini – membutuhkan beberapa kali penyerutan kulit bagian dalam dari pohon Balakka yang kemudian direndam air hangat dan diperas beberapa kali sehingga menjadi “kaldu” bagi hidangan ini, yang biasanya dimasak dengan ikan mas atau ikan jurung.

Selain sebagai bumbu, pohon dan buah Balakka dipercaya mengandung antioksidan yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Adalah tanggung jawab kita bersama untuk kedepannya melindungi keanekaragaman hayati Indonesia serta keberadaan pohon Balakka dan warisan pangan tradisional seperti Holat, yang pada tahun 2017 telah ditetapkan sebagai warisan budaya Tak Benda Indonesia dari Sumatra Utara.

 

Other Articles

Tentang Pendaki
20 Jun 2019

ANJ PENDAKI (Peduli Keanekaragaman Hayati) adalah salah satu program Responsible Development yang didesain untuk mengumpulkan informasi mengenai Keanekaragaman Hayati di seluruh anak perusahaan Grup ANJ dengan melibatkan seluruh pihak yang berada di lingkungan perusahaan atau kami sebut dengan Citizen Science.