speaker

Keberlanjutan

Kesehatan dan Keselamatan Produk

Kami berkomitmen untuk menghasilkan produk berkualitas yang mematuhi standar kesehatan dan keselamatan produk.

Minyak Sawit Mentah merupakan komoditas bahan baku untuk diolah kembali menjadi minyak nabati dengan kualitas makanan di fasilitas pabrik penyulingan. Produk kami telah memenuhi standar kualitas yang dipersyaratkan oleh pabrik penyulingan sebagai produsen hilir, seperti: Asam Lemak Bebas, Indeks Derajat Pemutihan, kontaminan dan kotoran serta kualitas lainnya yang dipersyaratkan oleh standar keamanan pangan dari pabrik penyulingan.

Dalam lini produk kami yang dikomersialkan ke konsumen akhir, kami telah mematuhi standar keamanan pangan dan sertifikasi dari pihak eksternal, seperti: BPOM (Balai Pengawasan Obat dan Makanan) untuk tepung sagu dan sayuran beku (edamame). Selain itu, kami telah memperoleh sertifikasi Keamanan Pangan ISO 22001 serta sertifikasi HACCP dan BRC untuk produk sayuran beku kami. Audit keamanan dilakukan oleh BPOM, pihak eksternal secara rutin.

Tanggung jawab keamanan produk/jasa terletak pada Kontrol Kualitas Produksi dan petugas Laboratorium kami yang bertanggung jawab untuk mengawasi Kualitas Produksi. Petugas ini melapor ke pabrik atau manajer pabrik, kemudian dilaporkan ke GM dan pada akhirnya Direktur Operasi.

Kami melakukan pelatihan rutin tentang keamanan produk, terutama untuk produk edamame kami. Sampel dari produksi diuji secara teratur untuk memastikan keamanannya. Setiap insiden yang dilaporkan atau hasil tes lab yang tidak menguntungkan akan diselidiki dengan menerapkan metode analisis sampai dengan akar masalah dan tindakan korektif akan dilakukan. Desain pabrik kami dan proses produksi untuk proyek edamame kami telah melalui penilaian risiko keselamatan.

Kebijakan kami saat ini, bahwa kami tidak menggunakan bibit tanaman Organik yang Dimodifikasi Secara Genetik (GMO) untuk minyak kelapa sawit dan edamame. Bibit yang kami gunakan dibeli dari produsen bibit terkemuka yang telah bersertifikat non-transgenik. Pati sagu kami diekstraksi dari hutan sagu alami dengan metode panen selektif untuk menjaga kelestarian hutan.

Sebagai bagian dari kebijakan pertanian berkelanjutan perusahaan, kami memulai beberapa program untuk mengurangi penggunaan produk kimia untuk meminimalkan residu kimia dalam produk kami, termasuk:

  • Investasi inisiatif pengomposan dari tandan kosong, yang sudah mencakup lebih dari 6.000 ha di perkebunan kelapa sawit kami, hal ini telah mengurangi penggunaan lebih dari 20% pupuk kimia di area tersebut dan meremajakan kondisi tanah.
  • Penggunaan predator biologis dan tanaman penerima manfaat untuk mengurangi pestisida kimia.
  • Memantau dan mengukur kontaminan, kandungan logam dan residu pestisida pada lini produk dengan tujuan konsumen akhir, seperti sagu dan edamame.