Bisnis Inti

Kelapa Sawit

Saat ini ANJ memiliki empat perkebunan kelapa sawit yang telah menghasilkan: dua perkebunan di Sumatera Utara, satu di Pulau Belitung yang terletak di lepas pantai timur Sumatera dan satu di Kalimantan Barat.

Perkebunan Kelapa Sawit

Perkebunan kelapa sawit tersebut adalah sebagai berikut:

Perkebunan Sumatera Utara I
Perkebunan kelapa sawit seluas 9.935 hektare di Binanga, Sumatera Utara yang dioperasikan PT Austindo Nusantara Jaya Agri (ANJA).

Perkebunan Sumatera Utara II
Perkebunan kelapa sawit seluas 9.639 hektare di Padang Sidempuan, Sumatera Utara yang dioperasikan oleh PT Austindo Nusantara Jaya Agri Siais (ANJAS).

Perkebunan Pulau Belitung
Perkebunan kelapa sawit seluas 16.307 hektare di Pulau Belitung, Bangka Belitung yang dioperasikan oleh PT Sahabat Mewah dan Makmur (SMM).

Perkebunan Kalimantan Barat
Perkebunan kelapa sawit seluas 16.620 hektare di Ketapang, Kalimantan Barat yang dioperasikan oleh PT Kayung Agro Lestari (KAL).

Perkebunan ANJA, ANJAS dan SMM telah berproduksi dan menghasilkan tanaman buah kelapa sawit yang matang. Masing-masing perusahaan tersebut juga mengoperasikan pabrik pengolahan kelapa sawit dengan kapasitas 60 ton per jam.

Perkebunan KAL yang ditanami lebih akhir telah melakukan pemanenan perdana pada 2014. Pabrik pengolahan kelapa sawit dengan kapasitas 2 x 45 ton per jam diselesaikan pada Oktober 2016 dan lini pertama telah beroperasi penuh sejak November 2016.

  


Cadangan Lahan Sumatera Selatan dan Papua Barat
ANJ juga telah memulai penanaman di cadangan lahan yang dimiliki di Sumatera Selatan dan Papua Barat.

Cadangan lahan seluas 12.800 hektare di Empat Lawang, Sumatera Selatan yang dioperasikan PT Galempa Sejahtera Bersama (GSB) telah mulai ditanami sejak kuartal kedua 2013.

Cadangan lahan seluas 91.242 hektare terletak di hamparan tiga area di Sorong Selatan dan Maybrat, Papua Barat dan dioperasikan ANJ, PT Permata Putera Mandiri (PPM), dan PT Putera Manunggal Perkasa (PMP).

ANJ adalah anggota Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO). Anak perusahaan yang telah memperoleh sertifikat RSPO adalah ANJA, ANJAS dan SMM. Sedangkan KAL saat ini sedang dalam tahap akhir proses sertifikasi RSPO.

Seluruh perkebunan yang sedang berada di tahap pembangunan juga mengikuti standar RSPO.  Setelah beroperasi secara komersial, perkebunan tersebut pada gilirannya juga akan melakukan proses sertifikasi.